Manajer anyar Manchester City, Enzo Maresca, dilaporkan membidik bek Chelsea, Malo Gusto, sebagai rekrutan pertamanya di Etihad Stadium. Pelatih asal Italia tersebut baru saja ditunjuk sebagai suksesor permanen Pep Guardiola dan ingin segera memberikan dampak nyata pada komposisi skuadnya memasuki era baru ini.
// RELATED STORIES
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Berdasarkan laporan dari football.london, Manchester City menaruh minat serius untuk mengamankan jasa bek internasional Prancis tersebut, meskipun kontrak sang pemain di Stamford Bridge baru akan berakhir pada Juni 2030. Maresca dikabarkan telah menyampaikan keinginannya kepada jajaran manajemen klub raksasa Manchester itu untuk mendatangkan Gusto, yang merupakan salah satu pemain andalannya saat masih menukangi Chelsea.
Dari pantauan redaksi, Chelsea sendiri sebenarnya tidak berniat aktif untuk menjual pemain berusia 23 tahun tersebut, yang saat ini sedang membela negaranya di ajang Piala Dunia. Namun, manajemen The Blues dilaporkan siap melepas Gusto jika ada klub yang bersedia memenuhi nilai valuasi yang mereka tetapkan sebesar 75 juta poundsterling. Di sisi lain, sumber terdekat dari sang pemain mengklaim bahwa ia bisa saja tersedia dengan mahar 45 juta poundsterling.
Di bawah arahan Maresca sebelumnya, Gusto mencatatkan 72 penampilan di semua kompetisi, mencetak dua gol, dan menyumbang enam assist. Kontribusi impresifnya turut membantu Chelsea kembali ke Liga Champions, serta memenangkan trofi Conference League dan Piala Dunia Antarklub.
Berdasarkan pengamatan tim redaksi, Gusto merupakan salah satu pilar krusial bagi Maresca. Selama masa kepemimpinan pria asal Italia itu di London Barat, hanya ada empat pemain yang mencatatkan penampilan lebih banyak daripada Gusto, yakni Marc Cucurella, Enzo Fernandez, Pedro Neto, dan Moises Caicedo. Maresca bahkan pernah memuji sang bek sebagai salah satu pemain favoritnya.
"Malo Gusto adalah salah satu pemain favorit saya, meskipun gol yang bersarang ke gawang kami berawal dari umpan kesalahannya," ujar Maresca kepada TNT Sports seusai kemenangan 4-1 atas Real Betis kala itu. "Mereka adalah pemain muda, melakukan kesalahan itu hal biasa dan Anda harus terus melangkah. Namun setelah kesalahan itu, dia seperti keluar dari permainan. Dia tahu hal tersebut, dan dia tetaplah pemain top," tambahnya.
Kekaguman ini tampaknya saling berbalas. Sebelum laga final Piala Dunia Antarklub melawan Paris Saint-Germain, Gusto sempat melayangkan pujian tinggi untuk mantan bosnya itu. "Dia adalah pelatih top, dan itulah alasan mengapa kami bisa mencapai final serta kembali ke Liga Champions musim depan," kata Gusto kepada media klub.
Lebih lanjut, Gusto menjelaskan detail taktik yang dibawa sang manajer. "Dia menciptakan tim yang solid dan energi yang baik di antara kami. Dia sangat detail dalam mengamati lawan dan fokus pada skema permainan kami, mulai dari cara membangun serangan hingga pola tekanan. Maresca menambahkan banyak aspek detail, seperti berpikir cepat dan menikmati pertahanan bersama," jelasnya.
Pada November 2025 lalu, Maresca kembali menegaskan peran krusial sang pemain dalam strateginya. "Kami sudah sering mengatakan bahwa Malo adalah pemain utama dalam cara bermain yang kami inginkan. Dia bisa bermain di berbagai posisi berbeda dan kami menyukai pemain yang dinamis," pungkasnya.
Manchester City sendiri harus membayar biaya kompensasi kepada Chelsea untuk mengontrak Maresca dengan durasi kontrak tiga tahun yang menggiurkan. Menarik untuk dinantikan bagaimana manuver transfer yang akan dilakukan sang manajer baru dalam membentuk tim impiannya di Manchester.