Manchester United secara resmi mengumumkan bahwa klub telah berhasil mengamankan mayoritas lahan strategis untuk membangun stadion baru berkapasitas 100.000 kursi. Keberhasilan ini tercapai setelah pihak klub menyepakati perjanjian dengan Indurent, sebuah perusahaan penyedia ruang industri terkemuka di bawah portofolio Blackstone. Langkah besar ini diambil setelah negosiasi sebelumnya dengan Freightliner untuk mengakuisisi lahan di belakang tribun Stretford End menemui jalan buntu.
// RELATED STORIES
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Berdasarkan rincian kesepakatan, plot tanah yang berhasil diakuisisi merupakan kawasan segitiga seluas 25 hektar yang terletak di antara Wharfside Way, Europa Way, dan John Gilbert Way atau sekitar 350 meter di sebelah barat laut Old Trafford. Dari pantauan redaksi, meskipun Manchester United telah menguasai sebagian besar plot tersebut, masih ada sisa lahan kecil yang harus dibeli. Kendati demikian, sumber internal klub menegaskan bahwa proses tersebut diperkirakan tidak akan menemui kendala berarti.
Menurut perwakilan klub, pembelian lahan minggu ini dinilai sebagai "langkah maju yang signifikan dan nyata". Dampak positifnya, firma arsitektur kenamaan Foster + Partners kini dapat segera melanjutkan pekerjaan desain stadion yang sempat tertunda setelah membagikan impresi awal mereka tahun lalu. Kepastian kepemilikan lahan ini membuat rencana cetak biru megaproyek olahraga tersebut menjadi jauh lebih jelas.
Pengamatan tim redaksi menunjukkan adanya tantangan tersendiri mengenai penempatan lokasi stadion baru. Dengan lahan yang kini bergeser ke arah barat laut, arena baru tersebut akan berdiri sedikit lebih jauh dari lokasi tanah Freightliner yang awalnya dinilai paling ideal. Masalah ini menjadi perhatian karena dalam sesi konsultasi, para pendukung Manchester United menegaskan pentingnya membangun stadion baru sedekat mungkin dengan tapak Old Trafford yang asli demi menjaga nilai historis klub.
Megaproyek ambisius ini diprediksi akan memakan biaya yang sangat besar, di mana estimasi awal sebesar £2 miliar berpotensi membengkak hingga dua kali lipat pada tahun 2026 ini. Guna menyiasati beban utang klub yang saat ini telah mencapai rekor £1,3 miliar, proyek ini akan didanai sepenuhnya melalui pembiayaan swasta. Berdasarkan laporan terkini, pihak manajemen Manchester United sedang melakukan pembicaraan positif dengan para investor serta berencana menjual hak penamaan stadion baru demi menghimpun modal tambahan.