Pelatih tim nasional Jerman, Julian Nagelsmann, menegaskan bahwa dirinya tidak akan "melarikan diri" dari jabatannya setelah skuad asuhannya tersingkir secara mengejutkan oleh Paraguay di babak 32 besar Piala Dunia. Meski demikian, dengan bayang-bayang Jurgen Klopp yang kini berada di latar belakang, ada kemungkinan besar ia akan didepak sebelum sempat memutuskan masa depannya sendiri.
// RELATED STORIES
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Berdasarkan pengamatan tim redaksi, Julian Nagelsmann sebenarnya datang ke turnamen akbar ini dengan sisa kontrak dua tahun bersama DfB. Ia sempat diyakini telah membawa perubahan positif bagi Die Mannschaft yang sebelumnya tampil buruk dan hancur lebur pada dua edisi Piala Dunia terdahulu.
Namun, kenyataan di lapangan justru berbanding terbalik. Jerman harus angkat koper lebih awal setelah kalah dalam babak adu penalti melawan wakil Amerika Selatan tersebut, setelah sebelumnya kesulitan membongkar pertahanan rapat Paraguay selama 120 menit penuh pertandingan berjalan.
"Saya bkn seseorang yang suka melarikan diri," ujar Julian Nagelsmann dalam sesi konferensi pers pasca-pertandingan. "Ini bukan pertama kalinya hal seperti ini terjadi, dan ada beberapa hal dari pertandingan hari ini yang memang perlu diubah. Namun, jika DfB ingin saya bertahan, saya akan terus melanjutkan tugas ini."
Dari pantauan redaksi, situasi pelatih berusia 38 tahun tersebut berbanding terbalik dengan kondisi di Old Trafford. Dalam realitas alternatif, mantan arsitek Bayern Munich itu sempat menjadi salah satu nama elite yang dipertimbangkan oleh jajaran manajemen Manchester United untuk mengisi posisi manajer baru mereka.
Pada akhirnya, Manchester United memilih jalan lain dengan memercayai Michael Carrick. Mantan gelandang Setan Merah itu membuktikan bahwa ketiadaan rekam jejak melatih klub raksasa Eropa bukanlah penghalang untuk meraih kesuksesan, setelah ia berhasil mengamankan kontrak berdurasi dua tahun berkat performa impresif selama 17 laga sebagai caretaker.
Menurut laporan internal, Julian Nagelsmann sejatinya memiliki pengagum rahasia di jajaran direksi Manchester United, salah satunya adalah Christopher Vivell yang kini menjabat sebagai direktur rekrutmen klub. Keduanya pernah bekerja sama secara erat saat masih berada di RB Leipzig.
Meski sempat ada spekulasi bahwa Sir Jim Ratcliffe menginginkan pelatih mapan dengan nama besar seperti Luis Enrique atau Julian Nagelsmann, manajemen klub dengan cepat menyadari bahwa mereka telah menemukan sosok yang tepat dalam diri Michael Carrick yang terus memberikan stabilitas di dalam tim.