Pengeluaran dana besar untuk memboyong Eli Junior Kroupi dinilai tidak akan langsung memberikan sosok penyerang matang bagi Tottenham Hotspur. Hal tersebut diungkapkan oleh mantan penyerang Tottenham dan Tim Nasional Prancis, Louis Saha. Pemain internasional Prancis U-21 tersebut sukses mencetak 13 gol di Premier League musim lalu sebagai seorang remaja, termasuk satu gol ke gawang Spurs, dan baru menginjak usia 20 tahun pada bulan lalu.
// RELATED STORIES
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Berdasarkan laporan yang dihimpun, klub London Utara tersebut dikabarkan ingin melanjutkan belanja transfer mereka yang telah mencapai 237 juta poundsterling musim panas ini dengan mengajukan tawaran besar untuk Kroupi, yang dibanderol di atas 85 juta poundsterling. Sebagian besar klub besar Premier League, termasuk sang juara bertahan Arsenal, menaruh minat pada Kroupi bersama beberapa tim elite Eropa lainnya. Namun, pihak Bournemouth saat ini dikabarkan memasang label "tidak dijual" untuk sang penyerang.
Menurut pandangan Louis Saha, kompatriot mudanya tersebut memang memiliki bakat yang sangat besar. Kendati demikian, Saha menilai Kroupi tidak akan datang sebagai bintang yang siap pakai untuk manajer Roberto De Zerbi, sesuatu yang biasanya harus digaransi oleh transfer dengan nilai fantastis seperti itu.
"Eli Kroupi Jr telah menjalani musim yang fenomenal bersama Bournemouth, jadi saya tidak terkejut ada ketertarikan dari Spurs. Salah satu hal hebat dari Kroupi Jr adalah ia mencetak 13 gol Premier League meskipun jarang bermain penuh 90 menit. Itu menunjukkan ia memiliki kualitas, adaptasi, dan jelas bisa memberikan dampak dari bangku cadangan," ujar Saha dalam sebuah wawancara bersama LiveFootballTickets.
Saha menambahkan bahwa pengeluaran uang besar untuk pemain semuda itu justru menimbulkan kekhawatiran tersendapi. "Anda tidak bisa mempertanyakan bakatnya, tetapi di usia yang begitu muda, apakah ia akan mampu bermain di setiap pertandingan musim depan, bekerja keras, dan tampil penuh selama 90 menit? Itulah yang Anda inginkan dari seorang striker baru berharga mahal yang datang ke klub," tuturnya.
Dari pantauan redaksi, Saha tidak meragukan potensi sang pemain, melainkan menit bermainnya yang musim lalu dikelola dengan sangat hati-hati oleh Andoni Iraola di Bournemouth. Menurutnya, Tottenham membutuhkan penyerang yang bisa langsung menyatu dengan pemain sayap mereka serta rekrutan baru untuk mencetak 20 hingga 25 gol di Premier League musim depan, dan ia ragu Kroupi adalah orang yang tepat untuk tugas tersebut saat ini.
Di sisi lain, pengamatan tim redaksi menunjukkan adanya optimisme tinggi dari Saha terkait perombakan lini tengah Tottenham. Klub tersebut baru saja mendatangkan Sandro Tonali senilai 100 juta poundsterling dari Newcastle dan Mateus Fernandes seharga 85 juta poundsterling dari West Ham.
"Saya pikir lini tengah yang diisi oleh Tonali, Fernandes, dan James Maddison akan tampil fantastis musim depan, salah satu yang terbaik di liga. Spurs harus memastikan mereka menjaga tempo dan kualitas sepanjang pertandingan. Mereka tidak boleh membiarkan tim lawan mendominasi mereka dengan mudah seperti musim lalu," pungkas Saha yang juga memuji kedatangan Marcos Senesi dan Jan Paul van Hecke ke dalam skuad asuhan Roberto De Zerbi.