Klub raksasa London Barat, Chelsea, dilaporkan bersikap terbuka terhadap opsi penjualan gelandang muda mereka, Andrey Santos, pada bursa transfer musim panas ini. Berdasarkan pantauan redaksi, ketidakpastian mengenai masa depan pemain berusia 22 tahun tersebut di Stamford Bridge telah memicu ketertarikan dari sejumlah klub rival di kompetisi Premier League.
// RELATED STORIES
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Meskipun Andrey Santos masih menyisakan kontrak empat tahun bersama The Blues, manajemen klub tidak akan menghalangi kepergian sang pemain. Menurut laporan internal, Chelsea memang tidak mendesak sang gelandang untuk pergi, namun mereka siap melepasnya apabila ada klub peminat yang bersedia menebus dengan harga yang tepat.
Sepanjang musim 2025/2026, Andrey Santos tercatat tampil sebanyak 43 kali di semua kompetisi, tetapi ia hanya dipercaya menjadi starter dalam 25 pertandingan. Pengamatan tim redaksi menilai bahwa absennya Chelsea di kompetisi Eropa musim depan diprediksi akan semakin memangkas menit bermain Santos, terlebih karena klub saat ini sedang aktif memburu gelandang tengah baru.
Selain Andrey Santos, Chelsea juga menerapkan sikap serupa terhadap bintang mereka, Enzo Fernandez. Pihak klub dikabarkan siap melepas Fernandez jika ada peminat yang bersedia membayar klausul sebesar 120 juta poundsterling, walaupun kepindahan tersebut tampaknya kecil kemungkinan terwujud setelah Real Madrid merilis pernyataan resmi yang menegaskan tidak tertarik mengejar tanda tangan pemain Argentina itu.
Berdasarkan informasi dari sumber dekat Stamford Bridge, situasi internal klub saat ini tetap tenang dan tidak ada yang berubah pasca pernyataan Real Madrid. Chelsea akan dengan senang hati menyambut kembali Enzo Fernandez ke dalam skuat utama asuhan manajer Xabi Alonso untuk mengarungi musim kompetisi yang baru.
Di sisi lain, Chelsea dalam waktu dekat diperkirakan akan segera meresmikan kedatangan Valentin Barco dari Strasbourg untuk menambah kedalaman lini tengah skuat Xabi Alonso. Sementara itu, upaya Alonso untuk bereuni dengan mantan anak asuhnya di Bayer Leverkusen, Granit Xhaka, dipastikan kandas setelah Sunderland menegaskan tidak akan menjual sang pemain dengan harga berapa pun.