Kamis, 23 Juli 2026

Bawa Spanduk Falkland, Cristian Romero dan Timnas Argentina Terancam Sanksi FIFA

Kapten Tottenham Hotspur, Cristian Romero, dan skuad timnas Argentina terancam dijatuhi sanksi oleh FIFA menyusul aksi provokatif mereka usai laga semifinal Piala Dunia. Para pemain Argentina membentangkan spanduk politik terkait sengketa Kepulauan Falkland setelah berhasil menumbangkan Inggris dengan skor 2-1.

Bek tengah sekaligus kapten Tottenham Hotspur, Cristian Romero, menjadi sorotan utama dalam kontroversi besar di Piala Dunia. Romero memimpin perayaan kemenangan Argentina atas Inggris di babak semifinal dengan membentangkan spanduk bermuatan politik di dalam lapangan.

Skuad La Albiceleste sukses melaju ke final berturut-turut setelah membalikkan keadaan dari tertinggal 1-0 menjadi menang 2-1 di lima menit terakhir laga. Usai peluit panjang, para pemain membentangkan spanduk bertuliskan "Las Malvinas son Argentinas" yang berarti "Kepulauan Falkland adalah milik Argentina".

Aksi ini berbuntut panjang karena melanggar aturan ketat federasi. Pemerintah Inggris melalui Sekretaris Bisnis Inggris, Peter Kyle, langsung mendesak otoritas sepak bola tertinggi dunia untuk turun tangan melakukan tindakan tegas atas insiden tersebut.

"Politik harus dipisahkan dari sepak bola. Faktanya, Piala Dunia memiliki salah satu prinsip utama bahwa politik terpisah dari sepak bola. Hal ini sekarang menjadi urusan FIFA. Saya berharap FIFA melakukan investigasinya secara menyeluruh," ujar Peter Kyle kepada BBC.

Berdasarkan aturan Dewan Asosiasi Sepak Bola Internasional (IFAB), tim atau pemain dilarang keras menampilkan slogan, pernyataan, atau gambar yang berkaitan dengan politik dan agama. Pelanggaran terhadap aturan ini akan membuat pemain atau tim yang bersangkutan dijatuhi sanksi langsung oleh FIFA.

Sebelum insiden ini, tensi politik kedua negara memang memanas setelah Wakil Presiden Argentina, Victoria Villarruel, menyebut Inggris sebagai penjajah. Kasus serupa juga pernah menimpa dua penggawa Spanyol, Rodri dan Alvaro Morata, yang dijatuhi sanksi larangan bertanding oleh UEFA setelah menyanyikan yel-yel politik saat perayaan Euro 2024.

Sumber: Diolah dari laporan football.london dan wawancara BBC dengan Sekretaris Bisnis Inggris Peter Kyle, 20 Juli 2026.
Redaksi PeachyTrip
Redaksi PeachyTrip
Tim redaksi PeachyTrip News yang menyajikan berita terkini dan terpercaya dari berbagai bidang.
Redaksi PeachyTrip adalah tim jurnalis profesional yang berdedikasi untuk menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya dari berbagai bidang. Tim redaksi bekerja dengan kode etik jurnalistik yang ketat dan selalu mengutamakan kepentingan publik dalam setiap pemberitaan.