Kamis, 23 Juli 2026

New York Times Tuding Gedung Putih Penyalahgunaan Hukum, Intimidasi Wartawan

Surat kabar harian asal Amerika Serikat, The New York Times (NYT), berhadapan dengan Departemen Kehakiman AS di pengadilan federal New York terkait dugaan penyalahgunaan sistem hukum oleh Gedung Putih. Pemerintahan Presiden Donald Trump dinilai sengaja menerbitkan panggilan pengadilan (subpoena) dan mengejar rekaman panggilan para jurnalis serta keluarga mereka guna memburu sumber berita. Kasus ini bermula dari laporan investigasi NYT mengenai kekhawatiran keamanan pada pesawat baru Air Force One hibah dari Qatar.

Surat kabar harian New York Times bersiap menghadapi pemerintah AS dalam persidangan di Pengadilan Distrik Federal Manhattan, New York, Kamis (23/7/2026). Pihak NYT menuding Gedung Putih telah menyalahgunakan sistem peradilan untuk mengintimidasi jurnalis dan membongkar identitas narasumber mereka.

Langkah hukum ini diambil setelah agen FBI mendatangi kediaman beberapa wartawan secara mendadak untuk menyerahkan panggilan sidang di hadapan dewan juri. Tak hanya itu, FBI juga melacak rekaman panggilan telepon milik keluarga wartawan tanpa memberikan pemberitahuan awal.

"Tindakan pemerintah ini melanggar perlindungan paling mendasar dari Amandemen Pertama untuk kegiatan pencarian berita," tulis tim kuasa hukum New York Times dalam berkas gugatannya.

Di sisi lain, Departemen Kehakiman AS membantah tuduhan penekanan terhadap kebebasan pers dan berdalih tindakan tersebut demi menjaga keamanan nasional. "Pemerintah berupaya membatasi sedapat mungkin gangguan terhadap operasional pers yang bebas," ujar calon Direktur Intelijen Nasional AS, Jay Clayton.

Perselisihan ini dipicu oleh artikel investigasi NYT yang mengungkapkan bahwa Secret Service merekomendasikan Trump tidak menggunakan pesawat hibah Qatar saat pulang dari Turki akibat celah keamanan. Presiden Donald Trump sendiri belakangan mengumumkan pesawat tersebut ditangguhkan operasionalnya untuk ditingkatkan sistem keamanannya.

Sumber: Diolah dari laporan NPR dan berkas persidangan Pengadilan Distrik Federal Manhattan, 23 Juli 2026.
Redaksi PeachyTrip
Redaksi PeachyTrip
Tim redaksi PeachyTrip News yang menyajikan berita terkini dan terpercaya dari berbagai bidang.
Redaksi PeachyTrip adalah tim jurnalis profesional yang berdedikasi untuk menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya dari berbagai bidang. Tim redaksi bekerja dengan kode etik jurnalistik yang ketat dan selalu mengutamakan kepentingan publik dalam setiap pemberitaan.