Fosil T-Rex Bernama Gus Terjual Rp 813 Miliar, Tuai Protes Ilmuwan
Sebuah fosil Tyrannosaurus rex raksasa sepanjang 38 kaki mencetak rekor dunia setelah terjual seharga 50,1 juta dolar AS atau sekitar Rp 813 miliar dalam lelang pada Selasa (14/7). Namun, transaksi yang dimenangkan oleh penawar misterius ini langsung menuai kritik tajam dari para paleontolog dan ilmuwan dunia.
Fosil bernama Gus ini ditemukan di South Dakota, Amerika Serikat, dan diakui sebagai salah satu kerangka T-rex terbesar sekaligus paling utuh yang pernah ditemukan. Komunitas ilmiah menyayangkan kegagalan museum publik seperti Smithsonian untuk mengamankan fosil ini akibat kalah bersaing dengan kekuatan finansial kolektor pribadi.
Presiden Society of Vertebrate Paleontology mengecam keras pihak balai lelang yang memfasilitasi penjualan komersial tersebut. 'Rumah lelang seperti Sotheby's terlibat dalam penghapusan data dari proses ilmiah dan menjauhkan spesimen berharga dari mata publik,' ujar Stuart Sumida.
Di sisi lain, mantan Manajer Koleksi Wyoming Dinosaur Center menilai keterlibatan pihak swasta memiliki peran penting dalam mendanai proses ekskavasi yang rumit. Menurutnya, institusi publik sering kali tidak memiliki anggaran yang cukup untuk menyelamatkan fosil-fosil tersebut dari kerusakan alami di alam liar.
Nilai transaksi Gus resmi menggeser rekor penjualan fosil tertinggi sebelumnya yang dipegang oleh fosil Stegosaurus senilai 44,6 juta dolar AS pada tahun 2024 lalu. Hingga saat ini, belum ada satu pun jurnal ilmiah resmi yang bersedia menerbitkan hasil penelitian dari fosil Gus karena status kepemilikannya yang bersifat privat.
Artikel Lainnya
Surat kabar harian asal Amerika Serikat, The New York Times (NYT), berhadapan dengan Departemen Kehakiman AS di pengadil...
Kecerdasan buatan (AI) melalui ChatGPT merilis daftar 10 universitas di Jakarta yang dinilai paling berpengaruh dan bany...
Gelombang adopsi kecerdasan buatan (AI) kini mulai merambah ke dunia mainan anak-anak dengan wujud boneka dan robot pint...
Biaya operasional kecerdasan buatan (AI) yang kian melonjak memaksa sejumlah startup di Amerika Serikat mengambil langka...
DPP Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) memberikan apresiasi tinggi terhadap langkah kolaboratif Kementerian Komunik...