Ekonomi China Mulai Melambat, Dampak Krisis Properti dan Pengangguran Muda
Pertumbuhan ekonomi luar biasa China selama 50 tahun terakhir kini mulai membentur dinding pembatas. Ambisi pemerintah dalam membangun infrastruktur masif justru membawa negara tersebut masuk ke dalam pusaran krisis properti dan pengangguran usia muda.
Dalam laporan terbaru podcast Planet Money Summer School oleh NPR, Rabu (15/7), para ahli menyoroti konsep "engineering state". Konsep ini merupakan pola pikir perencanaan terpusat di mana para pemimpin meyakini mereka bisa merekayasa jalan keluar dari setiap masalah ekonomi.
"China telah menjadi pabrik dunia berkat eksperimen besar pemerintah, namun kini mereka harus menghadapi efek samping dari kesuksesan tersebut," ujar Robert Smith, pemandu acara Planet Money dalam laporannya.
Sektor properti yang sempat menjadi mesin kekayaan para developer pada era boom tahun 2000-an kini mengalami overbuilding atau surplus bangunan. Ketidakseimbangan ini menyebabkan fenomena "malinvestment" di mana investasi yang dikucurkan tidak lagi menghasilkan keuntungan ekonomi yang produktif.
Dampak pelambatan ini paling dirasakan oleh generasi muda China yang kesulitan mendapatkan pekerjaan kantoran (white-collar). Beberapa dari mereka bahkan memilih untuk keluar sepenuhnya dari pasar tenaga kerja karena putus asa dengan prospek masa depan.
Artikel Lainnya
Media ternama NPR kembali meluncurkan program podcast unggulannya, Planet Money Summer School. Musim terbaru ini membeda...
Presiden AS Donald Trump resmi memberlakukan tarif impor sebesar 50% pada sebagian besar produk asal Kanada dengan tuduh...
Kementerian Perdagangan China memberikan sinyal bahwa Amerika Serikat (AS) akan memulihkan hak istimewa perdagangan bagi...
PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk akan mengubah skema jatah bagasi gratis untuk seluruh penumpang dari sistem berat tota...
Platform pasar prediksi Kalshi mencatatkan lonjakan transaksi taruhan Piala Dunia hingga mencapai USD 40 miliar, jauh me...