Inflasi AS Turun Tajam Juni 2026, Potensi Lonjak Lagi Akibat Konflik Iran
Departemen Tenaga Kerja Amerika Serikat melaporkan inflasi indeks harga konsumen (CPI) tahunan melandai tajam ke angka 3,5% pada Juni 2026. Angka ini turun signifikan dibandingkan bulan Mei yang sempat menyentuh 4,2%, titik tertinggi dalam tiga tahun terakhir.
Penurunan tajam harga energi menjadi faktor utama yang meredam laju inflasi, di mana harga bensin reguler per galon pada akhir Juni tercatat 71 sen lebih murah dari puncak harga di bulan Mei. Tren penurunan ini terjadi setelah AS dan Iran menyepakati gencatan senjata tentatif beberapa waktu lalu.
Namun, pelandaian inflasi ini diprediksi tidak bertahan lama akibat eskalasi konflik terbaru. Analisis GasBuddy menunjukkan harga minyak mentah kini merangkak naik menyusul berakhirnya gencatan senjata bulan ini, ditambah klaim Iran yang kembali menutup Selat Hormuz.
"Kita mungkin hanya berjarak seminggu dari melihat rata-rata harga bensin nasional menyentuh USD 4. Pesta penurunan CPI bulan Juni tampaknya akan hancur pada bulan Juli," ujar Analis GasBuddy, Patrick De Haan.
Ketegangan kian memuncak setelah militer AS mengumumkan akan memberlakukan kembali blokade terhadap kapal-kapal Iran di Selat Hormuz. Sementara itu, Presiden Donald Trump juga menyatakan rencananya untuk mengenakan tarif tol sebesar 20% bagi seluruh kargo yang melewati jalur laut strategis tersebut.
Di sisi lain, pergerakan inflasi inti AS yang tidak termasuk sektor makanan dan energi tercatat stabil di angka 2,6% pada Juni. Data teranyar ini menjadi sorotan utama di Kongres saat Ketua Federal Reserve yang baru, Kevin Warsh, memulai kesaksiannya guna menentukan arah suku bunga acuan menjelang akhir tahun.
Artikel Lainnya
Kementerian Perdagangan China memberikan sinyal bahwa Amerika Serikat (AS) akan memulihkan hak istimewa perdagangan bagi...
PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk akan mengubah skema jatah bagasi gratis untuk seluruh penumpang dari sistem berat tota...
Platform pasar prediksi Kalshi mencatatkan lonjakan transaksi taruhan Piala Dunia hingga mencapai USD 40 miliar, jauh me...
Kementerian Keuangan Amerika Serikat (AS) memicu kontroversi setelah meluncurkan desain koin peringatan 1 dolar AS berwa...
Presiden Bank Federal Reserve Chicago, Austan Goolsbee, melakukan kunjungan langsung ke markas Snap-on di Kenosha, Wisco...