Kunjungi Produsen Alat Wisconsin, Federal Reserve Cari Formula Rahasia
Presiden Bank Federal Reserve Chicago Austan Goolsbee mengunjungi kantor pusat Snap-on di Kenosha, Wisconsin, Amerika Serikat, Jumat (17/7). Kunjungan ini dilakukan di tengah tren masyarakat yang menahan kendaraan mereka lebih lama, sehingga pengeluaran untuk perbaikan mobil terus meningkat di negara tersebut.
Snap-on merupakan produsen alat kelas atas untuk mekanik otomotif yang telah beroperasi selama lebih dari satu abad. Perusahaan ini memproduksi sekitar 85.000 jenis alat yang berbeda dan memasok kebutuhan perbaikan mulai dari mobil, pesawat terbang, hingga roket luar angkasa.
"Kustomisasi adalah alasan mengapa mereka dibayar dengan harga premium dan bagaimana mereka tetap bisa melakukan manufaktur di Amerika," ujar Goolsbee. Bagi institusinya, keberhasilan Snap-on merupakan contoh nyata dari mana pertumbuhan produktivitas domestik berasal.
CEO Snap-on Nick Pinchuk menjelaskan bahwa filosofi utama perusahaan adalah mengamati langsung titik kerja mekanik untuk mencari solusi dari tugas-tugas tersulit. "Kami menciptakan alat yang mempermudah pekerjaan mereka, dan orang-orang bersedia membayar mahal untuk hal itu," tutur Pinchuk.
Demi menjaga eksklusivitas, Snap-on secara ketat menerapkan aturan untuk tidak menjual produk mereka kepada konsumen umum atau pehobi rumahan. Saat ini, sekitar 80 persen alat yang dijual oleh Snap-on diproduksi langsung di 15 pabrik domestik mereka di Amerika Serikat sehingga relatif aman dari dampak tarif impor.
Artikel Lainnya
Media ternama NPR kembali meluncurkan program podcast unggulannya, Planet Money Summer School. Musim terbaru ini membeda...
Presiden AS Donald Trump resmi memberlakukan tarif impor sebesar 50% pada sebagian besar produk asal Kanada dengan tuduh...
Kementerian Perdagangan China memberikan sinyal bahwa Amerika Serikat (AS) akan memulihkan hak istimewa perdagangan bagi...
PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk akan mengubah skema jatah bagasi gratis untuk seluruh penumpang dari sistem berat tota...
Platform pasar prediksi Kalshi mencatatkan lonjakan transaksi taruhan Piala Dunia hingga mencapai USD 40 miliar, jauh me...