Rabu, 22 Juli 2026

Ekonomi China Tumbuh 4,3 Persen di Kuartal II, Terlemah Sejak Akhir 2022

Pertumbuhan ekonomi China melambat tajam menjadi 4,3 persen secara tahunan pada kuartal April-Juni 2026. Angka ini menjadi capaian terendah bagi negara dengan perekonomian terbesar kedua di dunia tersebut sejak akhir tahun 2022.

Pemerintah China melaporkan pertumbuhan ekonomi melambat tajam menjadi 4,3 persen secara tahunan pada kuartal April-Juni 2026, Rabu (15/7). Capaian resmi ini meleset dari perkiraan pasar dan berada jauh di bawah pertumbuhan kuartal sebelumnya yang mencapai 5 persen.

Perlambatan ini terjadi di tengah lonjakan ekspor produk teknologi tinggi yang didorong oleh tren kecerdasan buatan (AI) serta tingginya permintaan global untuk kendaraan listrik China. Namun, investasi dan belanja domestik yang lesu menahan momentum pemulihan ekonomi pascapandemi.

"Ini adalah pertumbuhan paling lambat dalam kuartal mana pun sejak kuartal keempat tahun 2022 yang terdampak karantina wilayah," ujar Kepala Ekonom China di ING Bank, Lynn Song, dalam catatan resminya.

Para ekonom menilai model pertumbuhan China kian tidak seimbang karena dukungan masif negara mengalir ke sektor teknologi frontier seperti AI dan mikrocip, sementara industri manufaktur bernilai rendah terpukul. Penjualan ritel barang konsumsi pun hanya tumbuh tipis 1,3 persen sepanjang paruh pertama tahun ini.

Wakil Kepala Biro Statistik Nasional China, Mao Shengyong, menyatakan ketimpangan antara pasokan yang kuat dan permintaan domestik yang lemah masih menjadi tantangan akut. Untuk keseluruhan tahun 2026, para pemimpin China menetapkan target pertumbuhan ekonomi yang lebih moderat di kisaran 4,5 hingga 5 persen.

Sumber: Diolah dari laporan resmi National Bureau of Statistics China dan pemberitaan AP via NPR, 15 Juli 2026.
Redaksi PeachyTrip
Redaksi PeachyTrip
Tim redaksi PeachyTrip News yang menyajikan berita terkini dan terpercaya dari berbagai bidang.
Redaksi PeachyTrip adalah tim jurnalis profesional yang berdedikasi untuk menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya dari berbagai bidang. Tim redaksi bekerja dengan kode etik jurnalistik yang ketat dan selalu mengutamakan kepentingan publik dalam setiap pemberitaan.