Taruhan Piala Dunia Melonjak, Kalshi Bantah Disebut Rumah Judi Olahraga
Gelaran Piala Dunia menjadi ladang berkah bagi platform pasar prediksi Kalshi setelah mencatatkan rekor perdagangan baru. Berdasarkan data publik Kalshi yang dihimpun Ticker Tracker, platform ini telah meraup taruhan olahraga sekitar USD 40 miliar sejak turnamen sepak bola tersebut dimulai.
Angka fantastis itu berbanding terbalik dengan proyeksi para analis terhadap rumah judi online konvensional seperti DraftKings dan FanDuel. Kedua raksasa judi olahraga tersebut diperkirakan hanya akan mencatatkan total taruhan sebesar USD 4 billion dari seluruh 104 pertandingan yang digelar.
"Secara teknis, platform kami adalah produk keuangan yang diregulasi secara federal, bukan situs judi olahraga," ujar juru bicara Kalshi, Elisabeth Diana. Menurutnya, pengguna Kalshi bertaruh melawan sesama pengguna lain secara adil, bukan melawan perusahaan selaku bandar.
Namun, anggapan berbeda datang dari industri perjudian legal Amerika Serikat. Wakil Presiden Riset American Gaming Association menilai platform pasar prediksi ini hanya menggunakan kedok produk keuangan formal untuk memfasilitasi aktivitas perjudian massal masyarakat.
"Kalshi adalah sebuah sportsbook yang ditempeli bisnis pasar prediksi kecil di dalamnya," tegas perwakilan industri judi konvensional tersebut saat mengkritik model bisnis komoditas baru ini.
Di sisi lain, pengamat industri perjudian dari Eilers & Krejcik Gaming mengungkapkan bahwa Kalshi berhasil menjaring pasar baru di wilayah terlarang seperti California dan Texas. Hingga kini, sejumlah negara bagian AS seperti Minnesota dan Massachusetts mulai memperketat aturan hukum guna membendung operasional platform pasar prediksi.
Artikel Lainnya
Media ternama NPR kembali meluncurkan program podcast unggulannya, Planet Money Summer School. Musim terbaru ini membeda...
Presiden AS Donald Trump resmi memberlakukan tarif impor sebesar 50% pada sebagian besar produk asal Kanada dengan tuduh...
Kementerian Perdagangan China memberikan sinyal bahwa Amerika Serikat (AS) akan memulihkan hak istimewa perdagangan bagi...
PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk akan mengubah skema jatah bagasi gratis untuk seluruh penumpang dari sistem berat tota...
Kementerian Keuangan Amerika Serikat (AS) memicu kontroversi setelah meluncurkan desain koin peringatan 1 dolar AS berwa...